<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Nidyaandini&#039;s Blog</title>
	<atom:link href="http://nidyaandini.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://nidyaandini.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Fri, 19 Feb 2010 12:02:11 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='nidyaandini.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://1.gravatar.com/blavatar/ff5ebeeab724599e041629e443a0a76c?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Nidyaandini&#039;s Blog</title>
		<link>http://nidyaandini.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://nidyaandini.wordpress.com/osd.xml" title="Nidyaandini&#039;s Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://nidyaandini.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Etika Dalam Teknologi Informasi</title>
		<link>http://nidyaandini.wordpress.com/2010/02/19/etika-dalam-teknologi-informasi/</link>
		<comments>http://nidyaandini.wordpress.com/2010/02/19/etika-dalam-teknologi-informasi/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 19 Feb 2010 11:53:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nidyaandini</dc:creator>
				<category><![CDATA[etika az dah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nidyaandini.wordpress.com/2010/02/19/etika-dalam-teknologi-informasi/</guid>
		<description><![CDATA[Pengertian Etika Menurut Etika berasal dari bahasa Yunani “ethos” yang berarti adat istiadat/kebiasaan yang baik.Perkembangan etika studi tentang kebiasaan manusia berdasarkan kesepakatan, menurut ruang dan waktu yang berbeda, yang menggambarkan peranan manusia dalam kehidupan pada umumnya. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia,etika adalah: Ilmu yang mempelajari apa yang baik dan yang buruk, tentang hak dan kewajiban [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nidyaandini.wordpress.com&amp;blog=10399864&amp;post=57&amp;subd=nidyaandini&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pengertian Etika<br />
Menurut  Etika berasal dari bahasa Yunani “ethos” yang berarti adat istiadat/kebiasaan yang baik.Perkembangan etika studi tentang kebiasaan manusia berdasarkan kesepakatan, menurut ruang dan waktu yang berbeda, yang menggambarkan peranan manusia dalam kehidupan pada<br />
umumnya. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia,etika adalah: Ilmu yang mempelajari apa yang baik dan yang buruk, tentang hak dan kewajiban moral atau Nilai yang benar dan salah yang dianut masyarakat.</p>
<p>Pentingnya Etika di Dunia Maya<br />
Hadirnya internet dalam kehidupan manusia telah membentuk komunitas masyarakat tersendiri. Surat menyurat yang dahulu dilakukan secara tradisional (merpati pos atau kantor pos) sekarang bisa dilakukan hanya dengan duduk dan mengetik surat tersebut di depan komputer.<br />
Beberapa alasan mengenai pentingnya etika dalam<br />
dunia maya adalah sebagai berikut:<br />
a. Bahwa pengguna internet berasal dari berbagai negara yang mungkin memiliki budaya, bahasa<br />
dan adat istiadat yang berbeda- beda.<br />
b. Pengguna internet merupakan orang–orang yang hidup dalam dunia anonymouse, yang tidak<br />
mengharuskan pernyataan identitas asli dalam berinteraksi.</p>
<p>Indonesia telah memiliki Undang-Undang Hak Cipta (UUHC) yang memberikan perlindungan atas kekayaan intelektual, termasuk di dalamnya adalah program-program komputer. UUHC tersebut bahkan telah beberapa kali disempurnakan, yaitu mulai UU No.6/1982 yang kemudian<br />
disempurnakan pada UU No.7/1987, kemudian UU No. 12/1997 dan yang terakhir adalah UU No.19/2002. perkembangan karya cipta itu sendiri.</p>
<p>UNDANG-UNDANG HAK CIPTADAN PERLINDUNGAN TERHADAP PROGRAM KOMPUTER<br />
Tinjauan Umum Undang-Undang Hak Cipta Republik Indonesia Hak Cipta adalah hak eksklusif bagi pencipta atau penerima hak untuk mengumumkan atau memperbanyak ciptaannya atau memberikan izin untuk itu dengan tidak mengurangi pembatasanpembatasan menurut peraturan perundangundangan yang berlaku. Perlindungan UUHC terhadap<br />
Karya Cipta Program Komputer<br />
Beberapa pasal dari Undang-Undang Hak Cipta No 19<br />
Tahun 2002 yang berhubungan dengan perlindungan<br />
terhadap program-program komputer:<br />
a. Pasal 1 ayat 8 tentang definisi program computer Pasal 2 ayat 2 tentang pemegang hak cipta atas program komputer<br />
b. Pasal 12 ayat 1a<br />
c. Pasal 15 ayat 1g<br />
d. Pasal 30 ayat 1<br />
e. Pasal 72 ayat 3</p>
<p>http://www.endrosri.co.cc/perkuliahan/Etika-Profesi/Etika%20Profesi%20&#038;%20Budi%20Pekerti.pdf</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nidyaandini.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nidyaandini.wordpress.com/57/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nidyaandini.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nidyaandini.wordpress.com/57/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nidyaandini.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nidyaandini.wordpress.com/57/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nidyaandini.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nidyaandini.wordpress.com/57/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nidyaandini.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nidyaandini.wordpress.com/57/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nidyaandini.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nidyaandini.wordpress.com/57/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nidyaandini.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nidyaandini.wordpress.com/57/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nidyaandini.wordpress.com&amp;blog=10399864&amp;post=57&amp;subd=nidyaandini&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nidyaandini.wordpress.com/2010/02/19/etika-dalam-teknologi-informasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dcd1d13ecd44763ad2d7e87fe5609b75?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nidyaandini</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Selamat Tinggal</title>
		<link>http://nidyaandini.wordpress.com/2010/02/19/selamat-tinggal/</link>
		<comments>http://nidyaandini.wordpress.com/2010/02/19/selamat-tinggal/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 19 Feb 2010 10:35:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nidyaandini</dc:creator>
				<category><![CDATA[puisi]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nidyaandini.wordpress.com/2010/02/19/selamat-tinggal/</guid>
		<description><![CDATA[Kututup hatiku untuk namamu Walau tangismu untukku Biarku sendiri tanpamu lagi Walaupun sepi kurasakan tanpa kau disini Kuingin kau jauh dari mataku Agar tiada rasa benci Kau pergi dariku tak usah kembali Mungkin aku telah berdua untuk selamanya Selamat tinggal masa lalu aku kan melangkah Maafkanlah segala yang pernah kulakukan padamu Dengarlah dengarlah kau yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nidyaandini.wordpress.com&amp;blog=10399864&amp;post=54&amp;subd=nidyaandini&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kututup hatiku untuk namamu<br />
Walau tangismu untukku<br />
Biarku sendiri tanpamu lagi<br />
Walaupun sepi kurasakan tanpa kau disini</p>
<p>Kuingin kau jauh dari mataku<br />
Agar tiada rasa benci<br />
Kau pergi dariku tak usah kembali<br />
Mungkin aku telah berdua untuk selamanya</p>
<p>Selamat tinggal masa lalu aku kan melangkah<br />
Maafkanlah segala yang pernah kulakukan padamu</p>
<p>Dengarlah dengarlah kau yang disana<br />
Ku kan melupakan tentangmu<br />
Lihatlah lihatlah aku disini<br />
Kini aku telah berdua untuk selamanya</p>
<p>Selamat tinggal masa lalu aku kan melangkah<br />
Maafkanlah segala yang pernah kulakukan padamu</p>
<p>Selamat tinggal masa lalu aku kan melangkah<br />
Maafkanlah segala yang pernah kulakukan padamu</p>
<p>Selamat tinggal masa lalu aku kan melangkah<br />
Maafkanlah segala yang pernah kulakukan padamu</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nidyaandini.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nidyaandini.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nidyaandini.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nidyaandini.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nidyaandini.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nidyaandini.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nidyaandini.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nidyaandini.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nidyaandini.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nidyaandini.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nidyaandini.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nidyaandini.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nidyaandini.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nidyaandini.wordpress.com/54/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nidyaandini.wordpress.com&amp;blog=10399864&amp;post=54&amp;subd=nidyaandini&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nidyaandini.wordpress.com/2010/02/19/selamat-tinggal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dcd1d13ecd44763ad2d7e87fe5609b75?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nidyaandini</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pendapat saya tentang mata kuliah sofkill</title>
		<link>http://nidyaandini.wordpress.com/2010/01/05/pendapat-saya-tentang-mata-kuliah-sofkill/</link>
		<comments>http://nidyaandini.wordpress.com/2010/01/05/pendapat-saya-tentang-mata-kuliah-sofkill/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 05 Jan 2010 02:50:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nidyaandini</dc:creator>
				<category><![CDATA[pendapat tntng mata kuiah sofskill]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nidyaandini.wordpress.com/2010/01/05/pendapat-saya-tentang-mata-kuliah-sofkill/</guid>
		<description><![CDATA[Perlu dilanjutkan karena softkill mempelajari keterampilan seseorang dalam mengatur dirinya sendiri untuk pengembangan kerja secara optimal dan mempelajari keterampilan seseorang yang berhubungan dengan orang lain untuk pengembangan kerja secara optimal.Dengan mata kuliah sofkill mahasiswa juga bisa menyalurkan kreatifitas menulisnya yang berhubungan dengan mata kuliah softkill ataupun yang lain. Mata kuliah softkill telematika juga sangat penting [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nidyaandini.wordpress.com&amp;blog=10399864&amp;post=51&amp;subd=nidyaandini&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Perlu dilanjutkan karena softkill mempelajari keterampilan seseorang dalam mengatur dirinya sendiri untuk pengembangan kerja secara optimal dan mempelajari keterampilan seseorang yang berhubungan dengan orang lain untuk pengembangan kerja secara optimal.Dengan mata kuliah sofkill mahasiswa juga bisa menyalurkan kreatifitas menulisnya yang berhubungan dengan mata kuliah softkill ataupun yang lain.<br />
Mata kuliah softkill telematika juga sangat penting karena supaya mahasiswa jadi mengetahui tentang perkembangan telematika diindonesia dan tokoh-tokoh telematika diindonesia. Telematika diindonesia juga masih tertinggal dengan Negara lain. Pakar-pakar telematika sekarang ini juga sering meneliti contohnya saja foto ataupun situs porno yang ada. Maka belajar telematika itu sangat penting bagi kita.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nidyaandini.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nidyaandini.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nidyaandini.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nidyaandini.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nidyaandini.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nidyaandini.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nidyaandini.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nidyaandini.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nidyaandini.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nidyaandini.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nidyaandini.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nidyaandini.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nidyaandini.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nidyaandini.wordpress.com/51/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nidyaandini.wordpress.com&amp;blog=10399864&amp;post=51&amp;subd=nidyaandini&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nidyaandini.wordpress.com/2010/01/05/pendapat-saya-tentang-mata-kuliah-sofkill/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dcd1d13ecd44763ad2d7e87fe5609b75?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nidyaandini</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>tokoh telematika diindonesia</title>
		<link>http://nidyaandini.wordpress.com/2010/01/05/tokoh-telematika-diindonesia-2/</link>
		<comments>http://nidyaandini.wordpress.com/2010/01/05/tokoh-telematika-diindonesia-2/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 05 Jan 2010 02:30:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nidyaandini</dc:creator>
				<category><![CDATA[tugas telematika]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nidyaandini.wordpress.com/2010/01/05/tokoh-telematika-diindonesia-2/</guid>
		<description><![CDATA[Tokoh Telematika di Indonesia Roy Suryo Latar belakang pendidikan Kanjeng Raden Mas Tumenggung Roy Suryo Notodiprojo atau disingkat KRMT Roy Suryo Notodiprojo atau lebih dikenal sebagai Roy Suryo (lahir di Yogyakarta, 18 Juli 1968; umur 41 tahun) adalah seorang pengurus Partai Demokrat di bidang Komunikasi dan Informatika. Roy sering menjadi narasumber di berbagai media massa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nidyaandini.wordpress.com&amp;blog=10399864&amp;post=50&amp;subd=nidyaandini&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tokoh Telematika di Indonesia</p>
<p>Roy Suryo<br />
Latar belakang pendidikan<br />
Kanjeng Raden Mas Tumenggung Roy Suryo Notodiprojo atau disingkat KRMT Roy Suryo Notodiprojo atau lebih dikenal sebagai Roy Suryo (lahir di Yogyakarta, 18 Juli 1968; umur 41 tahun) adalah seorang pengurus Partai Demokrat di bidang Komunikasi dan Informatika. Roy sering menjadi narasumber di berbagai media massa Indonesia untuk bidang teknologi informasi, fotografi, dan multimedia. Roy juga pernah menjadi pembawa acara e-Lifestyle di Metro TV selama lima tahun. Oleh media massa Indonesia ia sering dijuluki sebagai pakar informatika, multimedia, dan telematika. Roy Suryo menyelesaikan kuliah pada Jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Gadjah Mada (1991-2001), kemudian mengajar di Jurusan Seni Media Rekam Institut Seni Indonesia tahun 1994-2004. Ia juga pernah tercatat sebagai pengajar tamu di Program D-3 Komunikasi UGM, mengajar fotografi untuk beberapa semester namun tidak berstatus sebagai dosen tetap UGM. Roy Suryo sering meraih penghargaan dari lomba fotografi tingkat nasional serta penghargaan dari berbagai pihak, di antaranya dari Kadin bidang Telematika, Menteri Perhubungan Agum Gumelar, Majalah Trend Digital, Telkomsel, dan Garuda Indonesia. Selain di bidang Telematika, ia juga ikut dalam kepengurusan Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia, Federasi Perkumpulan Seni Foto Indonesia, juga tercatat sebagai salah satu konsultan teknis di situs resmi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Terakhir Ia tercatat sebagai ketua departemen komunikasi dan informasi di Partai Demokrat dan penanggung jawab redaksi di situs resmi Partai Demokrat .<br />
Pengalaman Berkecipung dibidang Telematika<br />
Kabar terbaru dari Roy Suryo adalah tudingannya tentang kasus deface beberapa situs web pemerintahan dan partai politik. Roy Suryo menuduh pelaku deface itu adalah para blogger dan hacker. Roy Suryo tampaknya tidak mengerti perbedaan antara blogger dan hacker, bahkan mungkin cracker. Padahal, blogger adalah orang yang suka mem-posting tulisan di situs web pribadi.<br />
Cukup lama saya mengamati sepak terjang Roy Suryo di jagat teknologi informasi (TI), akhirnya gatal juga tangan ini untuk berkomentar. Julukan ‘pakar’ bagi Roy Suryo melahirkan kontroversi. Menilik latar belakang pendidikannya, Roy Suryo sama sekali tidak mempunyai sejarah pendidikan di bidang informatika atau telematika. Roy Suryo adalah sarjana Ilmu Komunikasi UGM, yang nyata-nyata bidang sosial, jauh sekali kaitannya dengan multimedia, persinyalan pesawat, informatika, telematika, dan masalah eksakta lainnya yang dia analisis. Darimana Roy Suryo mendapat semua ‘ilmu’ itu sehingga dia dijuluki sejumlah gelar pakar? Ini tidak aneh, karena sekarang banyak resource untuk belajar secara otodidak. Tidak perlu bersusah-susah dan berlama-lama dengan mengambil kuliah. Saat ini cukup mudah diperoleh buku-buku TI, bahan-bahan di internet, dan aneka program kakas, yang bisa dipelajari secara otodidak. Dengan jurus comot sana comot sini dari internet, maka seseorang dapat menulis tentang bidang yang sebenarnya bukan kompetensinya. Istilahnya gini, banyak orang bisa menjadi ‘pakar’ secara dadakan karena merasa sudah belajar pengetahuan secara informal itu. Dengan berbekal pengetahuan dadakan itu dia sudah bisa berbicara banyak di media massa seolah-olah dia memang ahli soal itu. Saya jadi ingat dulu ada rekan dosen dari jurusan lain yang berbicara di depan sebuah forum tentang intelgensia buatan (AI), padahal dosen tersebut tidak mempunyai kompetensi di bidang AI. Rekan tersebut berbicara seolah-olah dia tahu banyak soal AI, padahal yang dia katakan di dalam forum itu bagi orang Informatika hanyalah kulit-kulitnya saja, yang semua itu bisa dicari bahan-bahannya dari internet, tinggal copy-paste. Mengingat peserta forum awam mengenai AI, maka pernyataannya tentang AI dianggap sebagai kebenaran. Hal ini pula yang terjadi pada Roy Suryo.<br />
Dalam konteks akademisi, menjadi seorang pakar adalah sebuah proses panjang. Untuk menjadi pakar seseorang harus mengikuti pendidikan formal dari jenjang yang lebih rendah (D3/S1) hingga ke jenjang yang lebih tinggi (S2/S3). Tapi, menempuh pendidikan saja belum cukup, perlu pengalaman intensif melakukan penelitian dan penerapan bidang ilmu di dunia nyata (lapangan) sampai akhirnya seseorang baru layak disebut sebagai pakar. Ibaratnya bidang ilmu itu sudah “mendarah daging” bagi orang tersebut. Jadi, seorang pakar memiliki dasar yang kuat secara teori dan pengalaman praktis yang berlangsung dalam rentang waktu yang cukup lama. Masalahnya Roy Suryo tidak memenuhi sebagian syarat itu, dia lebih banyak bergiat di bidang praktis semata sementara teori dia (mungkin) tidak mendalami. Oleh karena itu, menurut hemat saya Roy Suryo lebih tepat dijuluki ‘praktisi’ ketimbang ‘pakar’. Namun ini tidak mudah, media massa dan masyarakat sudah telanjur menganggapnya sebagai pakar telematika, pakar multimedia, dan pakar informatika, tiga gelar sekaligus. Parahnya lagi, Roy Suryo pun tidak membantah atau mengklarifikasi gelar pakar yang diberikan kepada dirinya. Media punya andil yang besar dalam fenomena Roy Suryo ini. Kesalahan media adalah sering merujuk sesuatu bukan kepada pakar akademisi, tetapi dari pakar dadakan itu. Media sering mengutip pernyataan Roy Suryo tanpa memeriksa ulang kebenarannya secara akademis. Pernyataan Roy Suryo akhirnya diterima sebagai kebenaran karena media dan masyarakat sebagian besar awam tentang teknologi informasi. Para pakar dan kalangan akademisi tidak bisa muncul untuk menjawab persoalan karena mereka tidak punya akses ke media massa, sementara Roy Suryo memilikinya.<br />
Fenomena Roy Suryo memberi pelajaran berharga bagi para akademisi TI. Kebanyakan akademisi TI kalau berbicara di depan forum umum sering menggunakan bahasa terlalu teknis sehingga tidak dimengerti oleh kalangan awam. Oleh karena itu, mereka tidak mendapat tempat di media, sementara, Roy Suryo mampu mengartikulasikan masalah teknologi informasi dalam bahasa yang lebih sederhana dan mudah dimengerti awam. Hanya masalahnya Roy Suryo merasa seolah-olah tahu banyak padahal tidak. Para akademisi yang memiliki semua itu, pengetahuan lengkap teori dan praktek, perlu menggunakan bahasa yang lebih gamblang dan sederhana agar penjelasan mereka mudah dicerna masyarakat supaya masyarakat tidak selalu “dikibuli” terus oleh pakar dadakan.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nidyaandini.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nidyaandini.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nidyaandini.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nidyaandini.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nidyaandini.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nidyaandini.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nidyaandini.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nidyaandini.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nidyaandini.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nidyaandini.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nidyaandini.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nidyaandini.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nidyaandini.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nidyaandini.wordpress.com/50/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nidyaandini.wordpress.com&amp;blog=10399864&amp;post=50&amp;subd=nidyaandini&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nidyaandini.wordpress.com/2010/01/05/tokoh-telematika-diindonesia-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dcd1d13ecd44763ad2d7e87fe5609b75?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nidyaandini</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tokoh Telematika diIndonesia</title>
		<link>http://nidyaandini.wordpress.com/2010/01/05/tokoh-telematika-diindonesia/</link>
		<comments>http://nidyaandini.wordpress.com/2010/01/05/tokoh-telematika-diindonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 05 Jan 2010 02:28:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nidyaandini</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nidyaandini.wordpress.com/2010/01/05/tokoh-telematika-diindonesia/</guid>
		<description><![CDATA[Komentar teranyar dari Roy Suryo adalah tudingannya tentang kasus deface beberapa situs web pemerintahan dan partai politik. Roy Suryo menuduh pelaku deface itu adalah para blogger dan hacker. Roy Suryo tampaknya tidak mengerti perbedaan antara blogger dan hacker, bahkan mungkin cracker. Padahal, blogger adalah orang yang suka mem-posting tulisan di situs web pribadi. Cukup lama [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nidyaandini.wordpress.com&amp;blog=10399864&amp;post=49&amp;subd=nidyaandini&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Komentar teranyar dari Roy Suryo adalah tudingannya tentang kasus deface beberapa situs web pemerintahan dan partai politik. Roy Suryo menuduh pelaku deface itu adalah para blogger dan hacker. Roy Suryo tampaknya tidak mengerti perbedaan antara blogger dan hacker, bahkan mungkin cracker. Padahal, blogger adalah orang yang suka mem-posting  tulisan di situs web pribadi.</p>
<p>Cukup lama saya mengamati sepak terjang Roy Suryo di jagat teknologi informasi (TI), akhirnya gatal juga tangan ini untuk berkomentar.</p>
<p>Julukan ‘pakar’ bagi Roy Suryo melahirkan kontroversi. Menilik latar belakang pendidikannya, Roy Suryo sama sekali tidak mempunyai sejarah pendidikan di bidang informatika atau telematika. Roy Suryo adalah sarjana Ilmu Komunikasi UGM, yang nyata-nyata bidang sosial, jauh sekali kaitannya dengan multimedia, persinyalan pesawat, informatika, telematika, dan masalah eksakta lainnya yang dia analisis.</p>
<p>Darimana Roy Suryo mendapat semua ‘ilmu’ itu sehingga dia dijuluki sejumlah gelar pakar? Ini tidak aneh, karena sekarang banyak resource untuk belajar secara otodidak. Tidak perlu bersusah-susah dan berlama-lama dengan mengambil kuliah. Saat ini cukup mudah diperoleh buku-buku TI, bahan-bahan di internet, dan aneka program kakas, yang bisa dipelajari secara otodidak. Dengan jurus comot sana comot sini dari internet, maka seseorang dapat menulis tentang bidang yang sebenarnya bukan kompetensinya. Istilahnya gini, banyak orang bisa menjadi ‘pakar’ secara dadakan karena merasa sudah belajar pengetahuan secara informal itu. Dengan berbekal pengetahuan dadakan itu dia sudah bisa berbicara banyak di media massa seolah-olah dia memang ahli soal itu. Saya jadi ingat dulu ada rekan dosen dari jurusan lain yang berbicara di depan sebuah forum tentang intelgensia buatan (AI), padahal dosen tersebut tidak mempunyai kompetensi di bidang AI. Rekan tersebut berbicara seolah-olah dia tahu banyak soal AI, padahal yang dia katakan di dalam forum itu bagi orang Informatika hanyalah kulit-kulitnya saja, yang semua itu bisa dicari bahan-bahannya dari internet, tinggal copy-paste. Mengingat peserta forum awam mengenai AI, maka pernyataannya tentang AI dianggap sebagai kebenaran. Hal ini pula yang terjadi pada Roy Suryo.</p>
<p>Dalam konteks akademisi, menjadi seorang pakar adalah sebuah proses panjang. Untuk menjadi pakar seseorang harus mengikuti pendidikan formal dari jenjang yang lebih rendah (D3/S1) hingga ke jenjang yang lebih tinggi (S2/S3). Tapi, menempuh pendidikan saja belum cukup, perlu pengalaman intensif melakukan penelitian dan penerapan bidang ilmu di dunia nyata (lapangan) sampai akhirnya seseorang baru layak disebut sebagai pakar. Ibaratnya bidang ilmu itu sudah “mendarah daging” bagi orang tersebut. Jadi, seorang pakar memiliki dasar yang kuat secara teori dan pengalaman praktis yang berlangsung dalam rentang waktu yang cukup lama. Masalahnya Roy Suryo tidak memenuhi sebagian syarat itu, dia lebih banyak bergiat di bidang praktis semata sementara teori dia (mungkin) tidak mendalami. Oleh karena itu, menurut hemat saya Roy Suryo lebih tepat dijuluki ‘praktisi’ ketimbang ‘pakar’. Namun ini tidak mudah, media massa dan masyarakat sudah telanjur menganggapnya sebagai pakar telematika, pakar multimedia, dan pakar informatika, tiga gelar sekaligus. Parahnya lagi, Roy Suryo pun tidak membantah atau mengklarifikasi gelar pakar yang diberikan kepada dirinya.</p>
<p>Media punya andil yang besar dalam fenomena Roy Suryo ini. Kesalahan media adalah sering merujuk sesuatu bukan kepada pakar akademisi, tetapi dari pakar dadakan itu. Media sering mengutip pernyataan Roy Suryo tanpa memeriksa ulang kebenarannya secara akademis. Pernyataan Roy Suryo akhirnya diterima sebagai kebenaran karena media dan masyarakat sebagian besar awam tentang teknologi informasi. Para pakar dan kalangan akademisi tidak bisa muncul untuk menjawab persoalan karena mereka tidak punya akses ke media massa, sementara Roy Suryo memilikinya.</p>
<p>Fenomena Roy Suryo memberi pelajaran berharga bagi para akademisi TI. Kebanyakan akademisi TI kalau berbicara di depan forum umum sering menggunakan bahasa terlalu teknis sehingga tidak dimengerti oleh kalangan awam. Oleh karena itu, mereka tidak mendapat tempat di media, sementara, Roy Suryo mampu mengartikulasikan masalah teknologi informasi dalam bahasa yang lebih sederhana dan mudah dimengerti awam. Hanya masalahnya Roy Suryo merasa seolah-olah tahu banyak padahal tidak. Para akademisi yang memiliki semua itu, pengetahuan lengkap teori dan praktek, perlu menggunakan bahasa yang lebih gamblang dan sederhana agar penjelasan mereka mudah dicerna masyarakat supaya masyarakat tidak selalu “dikibuli” terus oleh pakar dadakan.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nidyaandini.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nidyaandini.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nidyaandini.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nidyaandini.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nidyaandini.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nidyaandini.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nidyaandini.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nidyaandini.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nidyaandini.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nidyaandini.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nidyaandini.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nidyaandini.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nidyaandini.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nidyaandini.wordpress.com/49/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nidyaandini.wordpress.com&amp;blog=10399864&amp;post=49&amp;subd=nidyaandini&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nidyaandini.wordpress.com/2010/01/05/tokoh-telematika-diindonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dcd1d13ecd44763ad2d7e87fe5609b75?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nidyaandini</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>LAGUQU-UNGU</title>
		<link>http://nidyaandini.wordpress.com/2009/12/05/laguqu-ungu/</link>
		<comments>http://nidyaandini.wordpress.com/2009/12/05/laguqu-ungu/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 05 Dec 2009 04:13:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nidyaandini</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nidyaandini.wordpress.com/2009/12/05/laguqu-ungu/</guid>
		<description><![CDATA[mungkinkah kau tahu rasa cinta yang kini membara dan masih tersimpan dalam lubuk jiwa ingin kunyatakan lewat kata yang mesra untukmu namun ku tak kuasa untuk melakukannya reff: mungkin hanya lewat lagu ini akan kunyatakan rasa cintaku padamu rinduku padamu tak bertepi mungkin hanya sebuah lagu ini yang selalu akan kunyanyikan sebagai tanda betapa aku [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nidyaandini.wordpress.com&amp;blog=10399864&amp;post=47&amp;subd=nidyaandini&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>mungkinkah kau tahu<br />
rasa cinta yang kini membara<br />
dan masih tersimpan<br />
dalam lubuk jiwa<br />
ingin kunyatakan<br />
lewat kata yang mesra untukmu<br />
namun ku tak kuasa<br />
untuk melakukannya<br />
reff: mungkin hanya lewat lagu ini<br />
akan kunyatakan rasa<br />
cintaku padamu rinduku padamu<br />
tak bertepi<br />
mungkin hanya sebuah lagu ini<br />
yang selalu akan kunyanyikan<br />
sebagai tanda betapa aku<br />
inginkan kamu</p>
<p>ini Lagu dipersembahkn UNtukQu dari AyaNkQU HeRu&#8230;<br />
so sweet bgt deh lagunya&#8230;&#8230;&#8230;..<br />
hehehehehe&#8230;&#8230;..</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nidyaandini.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nidyaandini.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nidyaandini.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nidyaandini.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nidyaandini.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nidyaandini.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nidyaandini.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nidyaandini.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nidyaandini.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nidyaandini.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nidyaandini.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nidyaandini.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nidyaandini.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nidyaandini.wordpress.com/47/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nidyaandini.wordpress.com&amp;blog=10399864&amp;post=47&amp;subd=nidyaandini&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nidyaandini.wordpress.com/2009/12/05/laguqu-ungu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dcd1d13ecd44763ad2d7e87fe5609b75?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nidyaandini</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>LAGU&#8221; FaVoRiTeQu&#8230;</title>
		<link>http://nidyaandini.wordpress.com/2009/12/05/lagu-favoritequ/</link>
		<comments>http://nidyaandini.wordpress.com/2009/12/05/lagu-favoritequ/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 05 Dec 2009 04:07:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nidyaandini</dc:creator>
				<category><![CDATA[lagu".........]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nidyaandini.wordpress.com/2009/12/05/lagu-favoritequ/</guid>
		<description><![CDATA[I’M YOURS Well you done done me and you bet I felt it I tried to be chill but you&#8217;re so hot that I melted I fell right through the cracks and now I&#8217;m trying to get back Before the cool done run out I&#8217;ll be giving it my bestest Nothing&#8217;s going to stop me [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nidyaandini.wordpress.com&amp;blog=10399864&amp;post=46&amp;subd=nidyaandini&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>I’M YOURS<br />
Well you done done me and you bet I felt it<br />
I tried to be chill but you&#8217;re so hot that I melted<br />
I fell right through the cracks<br />
and now I&#8217;m trying to get back<br />
Before the cool done run out<br />
I&#8217;ll be giving it my bestest<br />
Nothing&#8217;s going to stop me but divine intervention<br />
I reckon it&#8217;s again my turn to win some or learn some</p>
<p>I won&#8217;t hesitate no more, no more<br />
It cannot wait, I&#8217;m yours</p>
<p>Well open up your mind and see like me<br />
Open up your plans and damn you&#8217;re free<br />
Look into your heart and you&#8217;ll find love love love love<br />
Listen to the music of the moment people dance and sing<br />
We&#8217;re just one big family<br />
And It&#8217;s our God-forsaken right to be loved love loved love loved</p>
<p>So I won&#8217;t hesitate no more, no more<br />
It cannot wait I&#8217;m sure<br />
There&#8217;s no need to complicate<br />
Our time is short<br />
This is our fate, I&#8217;m yours</p>
<p>Scooch closer dear<br />
and i will nibble your ear</p>
<p>I&#8217;ve been spending way too long checking my tongue in the mirror<br />
And bending over backwards just to try to see it clearer<br />
My breath fogged up the glass<br />
And so I drew a new face and laughed<br />
I guess what i be saying is there ain&#8217;t no better reason<br />
To rid yourself of vanity and just go with the seasons<br />
It&#8217;s what we aim to do<br />
Our name is our virtue</p>
<p>I won&#8217;t hesitate no more, no more<br />
It cannot wait I&#8217;m sure<br />
There&#8217;s no need to complicate<br />
Our time is short<br />
this is our fate, I&#8217;m yours</p>
<p>Well no no, well open up your mind and see like me<br />
Open up your plans and damn you&#8217;re free<br />
Look into your heart and you&#8217;ll find the sky is yours<br />
Listen to the music of the moment come and dance with me<br />
A lá one big family (2nd time: A lá happy family; 3rd time: A lá peaceful melody)<br />
It&#8217;s your God-forsaken right to be loved love love love</p>
<p>I won&#8217;t hesitate no more, no more<br />
It cannot wait, I&#8217;m sure<br />
There&#8217;s no need to complicate<br />
Our time is short<br />
This is our fate, I&#8217;m yours</p>
<p>No please, don&#8217;t complicate<br />
Our time is short<br />
This is our fate, I&#8217;m yours</p>
<p>No please, don&#8217;t hesitate<br />
no more, no more<br />
It cannot wait<br />
The sky is your&#8217;s!</p>
<p>I LIKE IT SONG…..</p>
<p>Created By : NIDy@ CuTe&#8230;&#8230;..</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nidyaandini.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nidyaandini.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nidyaandini.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nidyaandini.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nidyaandini.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nidyaandini.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nidyaandini.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nidyaandini.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nidyaandini.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nidyaandini.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nidyaandini.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nidyaandini.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nidyaandini.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nidyaandini.wordpress.com/46/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nidyaandini.wordpress.com&amp;blog=10399864&amp;post=46&amp;subd=nidyaandini&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nidyaandini.wordpress.com/2009/12/05/lagu-favoritequ/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dcd1d13ecd44763ad2d7e87fe5609b75?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nidyaandini</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Opini dan kebijakan telematika</title>
		<link>http://nidyaandini.wordpress.com/2009/12/05/opini-dan-kebijakan-telematika/</link>
		<comments>http://nidyaandini.wordpress.com/2009/12/05/opini-dan-kebijakan-telematika/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 05 Dec 2009 03:34:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nidyaandini</dc:creator>
				<category><![CDATA[tugas telematika]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nidyaandini.wordpress.com/2009/12/05/opini-dan-kebijakan-telematika/</guid>
		<description><![CDATA[Telematika merupakan teknologi komunikasi jarak jauh yang menyampaikan informasi satu arah, maupun timbal balik dengan sistem digital. Dalam perkembangan teknologi informasi tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia yang selalu berkembang dan berfikir kritis untuk menemukan dan menciptakan teknologi-teknologi informasi baik itu di bidang teknologi, ekonomi, sosial, politik, dan pertahanan keamanan nasional. Namun dalam perjalanannya semakin [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nidyaandini.wordpress.com&amp;blog=10399864&amp;post=44&amp;subd=nidyaandini&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Telematika merupakan teknologi komunikasi jarak jauh yang menyampaikan informasi satu arah, maupun timbal balik dengan sistem digital. Dalam perkembangan teknologi informasi tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia yang selalu berkembang dan berfikir kritis untuk menemukan dan menciptakan teknologi-teknologi informasi baik itu di bidang teknologi, ekonomi, sosial, politik, dan pertahanan keamanan nasional. Namun dalam perjalanannya semakin canggih teknologi itu ada saja masalah-masalah yang timbul dari teknologi informasi, namun tidak sedikit juga manfaat dari teknologi informasi itu sendiri. Oleh karena itu, penyelenggaraan telematika menjadi bersifat strategis, karena tidak saja dibutuhkan oleh banyak pihak, namun, sebagaimana layaknya infrastruktur ekonomi lainnya, penyediaan sarana telematika dipercaya dapat mendorong tercapainya sasaran pembangunan nasional yang lebih baik.</p>
<p>* Teknologi Telematika bagian dari infrastruktur pembangunan.</p>
<p>Tidak dapat dipungkiri bahwa seperti halnya infrastruktur transportasi, jalan, dan listrik, teknologi telematika yang merupakan konvergensi dari telekomunikasi, teknologi informasi dan penyiaran memungkinkan terlaksananya aktivitas perekonomian dan sosial kemasyarakatan dengan lebih baik. penyedia layanan Teknologi Informasi (TI), diperkirakan tidak kurang dari satu juta tenaga kerja terserap di sektor ini. Sayangnya, menyusul surutnya bisnis e-commerce dan kurangnya dukungan infrastruktur informasi di Indonesia menjadikan banyak perusahaan dotcom Indonesia kurang berhasil dibandingkan India atau negara lain. Tugas pembangunan infrastruktur telekomunikasi dibebankan kepada swasta atau BUMN maka infrastruktur telekomunikasi dan informasi telah menjadi komoditas, Namun harus disadari bahwa belum seluruh penduduk Indonesia dapat menikmati manfaat dari infrastruktur telekomunikasi ini, bahkan Indonesia termasuk negara yang memiliki jumlah infrastruktur telekomunikasi yang rendah di dunia.</p>
<p>* Teknologi Telematika juga dapat menghambat para Koruptor.</p>
<p>Akhir-akhir ini banyak kasus-kasus korupsi yang dapat dibongkar oleh pihak KPK dan Kepolisian.karna Teknologi telematika memungkinkan terjadinya transparansi. Semua informasi dapat disajikan melalui website atau situs internet, agar dapat diakses oleh masyarakat luas. informasi tentang pejabat, seleksi pejabat, kekayaan, dan lain-lain dapat diletakkan di situs internet untuk diketahui oleh masyarakat luas. Dengan diterapkannya teknologi telematika dalam upaya pemberantasan KKN, maka diharapkan proses seleksi, pengadaan maupun proses lain yang rawan terhadap kemungkinan KKN dapat dilakukan secara elektronikOleh karena itu jelas, teknologi telematika memungkinkan terjadinya kontrol yang dilakukan oleh masyarakat dan dapat menjadi salah satu andalan untuk memberantas KKN secara cepat dan meluas.</p>
<p>* Reformasi Teknologi Telematika yang di salah artikan</p>
<p>Reformasi yang banyak disalahartikan, melahirkan gejala yang serba bebas, seakan tanpa aturan. Pembajakan software, Hp illegal, perkembangan teknologi komputer, internet, dan alat komunikasi lainnya, dapat dengan mudah diperoleh, bahkan dipinggir jalan atau kios-kios kecil. Tentunya, dengan harga murah.<br />
Dan diperlukan campur tangan pemerintah dalam memberikan opini dan kebijakan-kebijakan kepada masyarakat untuk membantu menangani hal-hal yang berkaitan dengan teknologi informasi, andai saya sebagai Menkominfo periode 2009-2014 saya akan menyusun beberapa kebijakan-kebijakan yang dapat memajukan teknologi informasi di Indonesia.</p>
<p>1. Agar Presiden membentuk Komite Pembangunan Ekonomi Nasional Berbasis Telematika.<br />
2. Komite ini sebaiknya dipimpin oleh Wakil Presiden dan melapor langsung kepada Presiden.<br />
3. Komite akan merupakan Dewan Pengarah bagi pembuatan kebijakan-kebijakan nasional terutama dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi (information economy) dengan memanfaatkan semaksimalnya teknologi telematika. Kebijakan-kebijakan akan dibuat terkoordinasi dan sedapatnya tidak saling tumpang tindih, terutama dalam memanfaatkan teknologi telematika.<br />
4. Kebijakan dan pengaturan sektor akan tetap menjadi tanggung jawab Menteri dan lembaga pengatur di sektor terkait.<br />
5. Menunda rencana kenaikan tarif telepon, hingga monopoli telekomunikasi<br />
sudah dicabut.<br />
6. Mengembangkan lembaga regulasi yang terbebas dari kepentingan para pihak berbisnis dalam bidang telekomunikasi. Hal ini penting untuk melahirkan suasana kompetisi sehat antar-pelaku bisnis yang ada.<br />
7. Penyempurnaan Dan Perluasan Bank Data, Termasuk Publikasi Kegiatan Melalui Berbagai Media, Khususnya Internet.<br />
8. Peningkatan Sumberdaya Manusia Dan Daya Saing Industri Telematika Indonesia, Termasuk Penelitian Dan Pengembangan, Rekayasa, Pabrikasi Dan Layanan.<br />
9. Peningkatan Peran-serta Masyarakat, Serta Kerjasama Nasional Dan Internasional Di Bidang Telematika.<br />
10. Pengembangan Dan Penetrasi Infrastruktur, Aplikasi Bidang Telematika Serta Konten.<br />
11. Pengkajian Pemanfaatan Teknologi Baru.Program Penggerak Pasar Dan Peluang Usaha Sektor Telematika Yang Mengarah Kepada Kompetisi pasar global.<br />
12. Pembentukan Kebijakan, Kelembagaan, Dan Regulasi Telematika Serta Koordinasi Antar Instansi Terkait<br />
13. Mengkaji kembali kebijakan Menteri Keuangan yang menetapkan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) terhadap produk &#8211; produk Telematika.<br />
14. Memberi kesempatan seluas &#8211; luasnya kepada swasta nasional untuk menjadi<br />
penyelenggara jasa dan jaringan telekomunikasi lokal di tingkat kabupaten,<br />
secara sendiri &#8211; sendiri atau bekerja sama dengan pemerintah daerah setempat.<br />
15. Segera diselesaikannya pembahasan RUU tentang CyberLaw, Electronic<br />
Commerce, Penyiaran, dan Undang &#8211; Undang yang memberikan masyarakat kebebasan untuk mengakses informasi (Information Access Act)<br />
16. Mencabut monopoli penyelenggaraan telekomunikasi yang sekarang<br />
dinikmati oleh PT. Telekomunikasi Indonesia.<br />
17. Memberlakukan infrastruktur telekomunikasi sebagai bagian dari<br />
infrastruktur ekonomi lainnya seperti jalan raya, pelabuhan, jembatan dan lain-lain.</p>
<p>Selain hal di atas, dalam setiap sektor terjadi pergeseran peran pemerintah. Paradigma saat ini adalah terjadi pemisahan fungsi-fungsi pembuat kebijakan, pengaturan dan pengawasan dalam institusi yang berbeda.apabila terdapat Departemen Informasi dan Telematika yang membawahi industri telematika dan penyiaran, maka fungsi pembuat kebijakan terdapat pada Menteri (Departemen), fungsi pengatur dan pengawasan terdapat pada Komisi Regulasi Telekomunikasi dan Komisi Penyiaran Indonesia</p>
<p>Opini dan kebijakan saya :</p>
<ol>
<li>lebih mengembangkan telematika yaitu dengan cara penggunaan internet yang baik</li>
<li>ICT tergantung pada infrastruktur yang mencangkup jaringan telekomunikasi, ketersediaan fasilitas internet dan penggunaan internet.</li>
<li>Dengan Perkembangan telematika di Indonesia bisa meningkatkan usaha kinerja, menghemat biaya, memperbaiki kualitas produk.</li>
<li>dengan telematika, masyarakat mendapat manfaat ekonomis dan peningkatan kualitas hidup.</li>
<li>Dengan telematika Indonesia bisa mengalami pertumbuhan seperti pengguna selular dan pengguna internet</li>
<li>kebijakan : memberikan perhatian lebih kepada pengguna dan listrik yg memadai,</li>
</ol>
<p>                        meluncurkan internet</p>
<p>Sumber : http://ncup99.blogspot.com/2009/11/opini-dan-kebijakan-telematika-di.html</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nidyaandini.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nidyaandini.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nidyaandini.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nidyaandini.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nidyaandini.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nidyaandini.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nidyaandini.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nidyaandini.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nidyaandini.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nidyaandini.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nidyaandini.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nidyaandini.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nidyaandini.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nidyaandini.wordpress.com/44/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nidyaandini.wordpress.com&amp;blog=10399864&amp;post=44&amp;subd=nidyaandini&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nidyaandini.wordpress.com/2009/12/05/opini-dan-kebijakan-telematika/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dcd1d13ecd44763ad2d7e87fe5609b75?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nidyaandini</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>CiTa&#8221; Qu SltH LuLuS KuLiAh</title>
		<link>http://nidyaandini.wordpress.com/2009/12/03/cita-qu-slth-lulus-kuliah/</link>
		<comments>http://nidyaandini.wordpress.com/2009/12/03/cita-qu-slth-lulus-kuliah/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 03 Dec 2009 03:06:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nidyaandini</dc:creator>
				<category><![CDATA[cita" stlh lulus kul]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nidyaandini.wordpress.com/2009/12/03/cita-qu-slth-lulus-kuliah/</guid>
		<description><![CDATA[Cita”Qu setelah lulus dari kuliah yaitu saya akan menjadi pekerja disalah satu perusahaan swasta dijakarta. Karena saya ingin membantu dan membahagiakan kedua orang tua saya. Insya allah saya akan bekerja sesuai dengan ilmu dan skill saya. Mudah-mudahan nanti saya bekerja bisa ditempatkan dibagian tehnologi informasi seperti menjadi sistem analis atau menjadi database administrator, Karena bagian [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nidyaandini.wordpress.com&amp;blog=10399864&amp;post=39&amp;subd=nidyaandini&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Cita”Qu setelah lulus dari kuliah yaitu saya akan menjadi pekerja disalah satu perusahaan swasta dijakarta. Karena saya ingin membantu dan membahagiakan kedua orang tua saya. Insya allah saya akan bekerja sesuai dengan ilmu dan skill saya. Mudah-mudahan nanti saya bekerja bisa ditempatkan dibagian tehnologi informasi seperti menjadi sistem analis atau menjadi database administrator, Karena bagian itu sesuai dengan jurusan kuliah saya yang sekarang ini. Seandainya saya sudah bekerja dan mempunyai rezeki yang lebih saya akan membuka usaha kecil-kecilan.<br />
Persiapan saya untuk mencapai cita” adalah :<br />
1.Menuntut ilmu<br />
2.Belajar dengan sunguh-sungguh<br />
3.Berusaha<br />
4.Berdoa</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nidyaandini.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nidyaandini.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nidyaandini.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nidyaandini.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nidyaandini.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nidyaandini.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nidyaandini.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nidyaandini.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nidyaandini.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nidyaandini.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nidyaandini.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nidyaandini.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nidyaandini.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nidyaandini.wordpress.com/39/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nidyaandini.wordpress.com&amp;blog=10399864&amp;post=39&amp;subd=nidyaandini&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nidyaandini.wordpress.com/2009/12/03/cita-qu-slth-lulus-kuliah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dcd1d13ecd44763ad2d7e87fe5609b75?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nidyaandini</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>tips dan trik cara belajar yang baik</title>
		<link>http://nidyaandini.wordpress.com/2009/11/11/tips-dan-trik-cara-belajar-yang-baik/</link>
		<comments>http://nidyaandini.wordpress.com/2009/11/11/tips-dan-trik-cara-belajar-yang-baik/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 Nov 2009 05:39:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nidyaandini</dc:creator>
				<category><![CDATA[tips"......]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nidyaandini.wordpress.com/2009/11/11/tips-dan-trik-cara-belajar-yang-baik/</guid>
		<description><![CDATA[Belajar merupakan hal yang wajib dilakukan oleh para pelajar dan mahasiswa. Belajar pada umumnya dilakukan di sekolah ketika jam pelajaran berlangsung dibimbing oleh Bapak atau Ibu Guru. Belajar yang baik juga dilakukan di rumah baik dengan maupun tanpa pr / pekerjaan rumah. Belajar yang dilakukan secara terburu-buru akibat dikejar-kejar waktu memiliki dampak yang tidak baik. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nidyaandini.wordpress.com&amp;blog=10399864&amp;post=34&amp;subd=nidyaandini&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Belajar merupakan hal yang wajib dilakukan oleh para pelajar dan mahasiswa. Belajar pada umumnya dilakukan di sekolah ketika jam pelajaran berlangsung dibimbing oleh Bapak atau Ibu Guru. Belajar yang baik juga dilakukan di rumah baik dengan maupun tanpa pr / pekerjaan rumah. Belajar yang dilakukan secara terburu-buru akibat dikejar-kejar waktu memiliki dampak yang tidak baik.</p>
<p>Berikut ini adalah tips dan triks yang dapat menjadi masukan berharga dalam mempersiapkan diri dalam menghadapi ulangan atau ujian :</p>
<p>1. Belajar Kelompok<br />
Belajar kelompok dapat menjadi kegiatan belajar menjadi lebih menyenangkan karena ditemani oleh teman dan berada di rumah sendiri sehingga dapat lebih santai. Namun sebaiknya tetap didampingi oleh orang dewasa seperti kakak, paman, bibi atau orang tua agar belajar tidak berubah menjadi bermain. Belajar kelompok ada baiknya mengajak teman yang pandai dan rajin belajar agar yang tidak pandai jadi ketularan pintar. Dalam belajar kelompok kegiatannya adalah membahas pelajaran yang belum dipahami oleh semua atau sebagian kelompok belajar baik yang sudah dijelaskan guru maupun belum dijelaskan guru.</p>
<p>2. Rajin Membuat Catatan Intisari Pelajaran<br />
Bagian-bagian penting dari pelajaran sebaiknya dibuat catatan di kertas atau buku kecil yang dapat dibawa kemana-mana sehingga dapat dibaca di mana pun kita berada. Namun catatan tersebut jangan dijadikan media mencontek karena dapat merugikan kita sendiri.</p>
<p>3. Membuat Perencanaan Yang Baik<br />
Untuk mencapai suatu tujuan biasanya diiringi oleh rencana yang baik. Oleh karena itu ada baiknya kita membuat rencana belajar dan rencana pencapaian nilai untuk mengetahui apakah kegiatan belajar yang kita lakukan telah maksimal atau perlu ditingkatkan. Sesuaikan target pencapaian dengan kemampuan yang kita miliki. Jangan menargetkan yang yang nomor satu jika saat ini kita masih di luar 10 besar di kelas. Buat rencana belajar yang diprioritaskan pada mata pelajaran yang lemah. Buatlah jadwal belajar yang baik.</p>
<p>4. Disiplin Dalam Belajar<br />
Apabila kita telah membuat jadwal belajar maka harus dijalankan dengan baik. Contohnya seperti belajar tepat waktu dan serius tidak sambil main-main dengan konsentrasi penuh. Jika waktu makan, mandi, ibadah, dan sebagainya telah tiba maka jangan ditunda-tunda lagi. Lanjutkan belajar setelah melakukan kegiatan tersebut jika waktu belajar belum usai. Bermain dengan teman atau game dapat merusak konsentrasi belajar. Sebaiknya kegiatan bermain juga dijadwalkan dengan waktu yang cukup panjang namun tidak melelahkan jika dilakukan sebelum waktu belajar. Jika bermain video game sebaiknya pilih game yang mendidik dan tidak menimbulkan rasa penasaran yang tinggi ataupun rasa kekesalan yang tinggi jika kalah.</p>
<p>5. Menjadi Aktif Bertanya dan Ditanya<br />
Jika ada hal yang belum jelas, maka tanyakan kepada guru, teman atau orang tua. Jika kita bertanya biasanya kita akan ingat jawabannya. Jika bertanya, bertanyalah secukupnya dan jangan bersifat menguji orang yang kita tanya. Tawarkanlah pada teman untuk bertanya kepada kita hal-hal yang belum dia pahami. Semakin banyak ditanya maka kita dapat semakin ingat dengan jawaban dan apabila kita juga tidak tahu jawaban yang benar, maka kita dapat membahasnya bersama-sama dengan teman. Selain itu</p>
<p>6. Belajar Dengan Serius dan Tekun<br />
Ketika belajar di kelas dengarkan dan catat apa yang guru jelaskan. Catat yang penting karena bisa saja hal tersebut tidak ada di buku dan nanti akan keluar saat ulangan atau ujian. Ketika waktu luang baca kembali catatan yang telah dibuat tadi dan hapalkan sambil dimengerti. Jika kita sudah merasa mantap dengan suatu pelajaran maka ujilah diri sendiri dengan soal-soal. Setelah soal dikerjakan periksa jawaban dengan kunci jawaban. Pelajari kembali soal-soal yang salah dijawab.</p>
<p>7. Hindari Belajar Berlebihan<br />
Jika waktu ujian atau ulangan sudah dekat biasanya kita akan panik jika belum siap. Jalan pintas yang sering dilakukan oleh pelajar yang belum siap adalah dengan belajar hingga larut malam / begadang atau membuat contekan. Sebaiknya ketika akan ujian tetap tidur tepat waktu karena jika bergadang semalaman akan membawa dampak yang buruk bagi kesehatan, terutama bagi anak-anak.</p>
<p>8. Jujur Dalam Mengerjakan Ulangan Dan Ujian<br />
Hindari mencontek ketika sedang mengerjakan soal ulangan atau ujian. Mencontek dapat membuat sifat kita curang dan pembohong. Kebohongan bagaimanapun juga tidak dapat ditutup-tutupi terus-menerus dan cenderung untuk melakukan kebohongan selanjutnya untuk menutupi kebohongan selanjutnya. Anggaplah dengan nyontek pasti akan ketahuan guru dan memiliki masa depan sebagai penjahat apabila kita melakukan kecurangan.</p>
<p>Semoga tips cara belajar yang benar ini dapat memberikan manfaat untuk kita semua, amin.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nidyaandini.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nidyaandini.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nidyaandini.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nidyaandini.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nidyaandini.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nidyaandini.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nidyaandini.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nidyaandini.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nidyaandini.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nidyaandini.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nidyaandini.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nidyaandini.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nidyaandini.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nidyaandini.wordpress.com/34/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nidyaandini.wordpress.com&amp;blog=10399864&amp;post=34&amp;subd=nidyaandini&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nidyaandini.wordpress.com/2009/11/11/tips-dan-trik-cara-belajar-yang-baik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dcd1d13ecd44763ad2d7e87fe5609b75?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nidyaandini</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
